Senin, 21 Februari 2011

KONSEP MANUSIA DAN KEBUTUHAN DASAR MANUSIA


A.  KONSEP  MANUSIA
Manusia dapat ditinjau dari dua sudut pandang, yaitu manusia sebagai makhluk holistik dan manusia sebagai sistem.

1.    Manusia sebagai Makhluk Holistik
Manusia sebagai makhluk holistik merupakan makhluk yang utuh atau paduan dari unsur biologis, psiologis, sosial, dan spiritual.
a.    Sebagai makhluk biologis, manusia tersusun atas sistem organ tubuh yang digunakan untuk mempertahankan hidupnya, mulai dari lahir, tumbuh kembang, hingga meninggal.
b.    Sebagai makhluk psioliogisi, manusia mempunyai struktur kepribadian, tingkah laku sebagai manifestasi kejiwaan, dan kamampuan berpikir serta kecerdasan.
c.    Sebagai makhluk sosial, manusia perlu hidup bersama orang lain, saling bekerja sama untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidup, mudah dipengaruhi kebudayaan, serta dituntut untuk bertingkah laku sesuai dengan harapan dan norma yang ada.
d.   Sebagai makhluk spiritual, manusia memiliki keyakinan, pandangan hidup, dan dorongan hidup yang sejalan dengan keyakinan yang dianutnya.

2.    Manusia sebagai Sistem
Manusia sebagai sistem terdiri atas sistem adaptif, personal, interpersonal, dan sosial.
a.    Sebagai sistem adaptif, merupakan proses perubahan individu sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang dapat mempengaruhi integritasi atau keutuhan.
b.    Sebagai sistem personal, manusia memiliki peroses persepsi dan bertumbuh kembang.
c.    Sebagai sistem interpersonal, manusia dapat berinteraksi, berperan, dan berkomunikasi terhadap orang lain.
d.   Sebagai sistem sosial, manusia memiliki kekuatan dan wewenang dalam pengambilan keputusan di lingkungannya, baik dalm keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pekerjaan.

B.   KEBUTUHAN DASAR MANUSIA
1.    Defenisi
Kebutuhan dasar manusia merupakan unsur-unsur yang dibutuhkan oleh manusia dalam mempertahankan keseimbanagan fisiologis maupun psikologis, yang tentunya bertujuan untuk mempertahankan kehidupan dan kesehatan. Kebutuhan dasar manusia menurut Abraham Maslow dalam Teori Hierarki Kebutuhan menyatakan bahwa setiap manusia memiliki lima kebutuhan dasar yaitu fisiologis (makan, minum), keamanan, cinta, harga diri, dan aktualisasi diri (Sumber; Potter dan Patricia, 1997).

2.    Factor yang Mempengaruhi Kebutuhan Dasar Manusia
Kebutuhan dasar manusia dipengaruhi oleh berbagai faktor berikut:
1.    Penyakit. Adanya penyakit dalam tubuh dapat menyebabkan perubahan pemenuhan kebutuhan, baik secara fisiologis maupun secara psikologis, karena beberapa fungsi organ tubuh memerlukan pemenuhan kebutuhan lebih besra dari biasanya.
2.    Hubungan Keluarga. Hubungan keluarga yang baik dapat meningkatkan pemenuhan kebutuhan dasar karena adanya saling percaya, merasakan kesenangan hidup, tidak ada rasa curiga, dlln.
3.    Konsep Diri. Konsep diri manusia memiliki peran dalam pemenuhan kebutuhan dasar. Konsep diri yang positif memberikan makna dan keutuhan (wholeness) bagi seseorang. Konsep diri yang sehat menghasilkan perasaan positif terhadap diri. Orang yang merasa positif tentang dirinya akan mudah berubah, mudah mengenali kebutuhan dan mengembangkan cara hidup yang sehat, sehingga mudah memenuhi kebutuhan dasarnya.
4.    Tahap Perkembangan. Sejalan dengan meningkatnya usia, manusia mengalami perkembangan. Setiap tahap perkembangan tersebut memiliki kebutuhan yang berbeda, baik kebutuhan biologis, psiologis, social, maupun spiritual, meningkatkan berbagai fungsi organ tubuh juga mengalami proses kematangan dengan aktivitas yang berbeda.

3.    Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Abraham Maslow
Teori hierarki kebutuhan dasar manusia yang dikemukakan Abraham Maslow  (dalam Potter dan Perry, 1997) dapat dikembangkan untuk menjelaskan kebutuhan dasar manusia sebagai berikut:
1.    Kebutuhan Fisiologis merupakan kebutuhan paling dasar, yaitu kebutuhan fisioligis seperti oksigen, cairan (minuman), nutrisi (makanan), keseimbangan suhu tubuh, eleminasi, tempat tinggal, istirahat dan tidur, serta kebutuhan seksual.
2.    Kebutuhan rasa aman dan perlindungan dibagi menjadi perlindungan fisik dan perlindungan psikologis.
v Pelindungan fisik meliputi perlindungan atas ancaman terrhadap tubuh atau hidup. Ancaman tersebut dapat berupa penyakit, kecelakaan, bahaya dari lingkungan, dsb.
v Perlindungan psikologis, yaitu perlindungan atas ancaman dari pengalaman yang baru dan asing. Misalnya, kekhawatiran yang ydialami seseorang ketika masuk sekolah pertama kali karena merasa terancam oleh keharusan untuk berinteraksi dengan orang lain, dsb.
3.    Kebtuhan rasa cinta serta rasa memiliki dan dimiliki, antara lain memberi dan menerima kasih saying, mendapatkan kehangatan keluarga, memilki sahabat, diterima oleh  kelompok sosial, dsb.
4.    Kebutuhan akan harga diri maupun perasaan dihargai oleh orang lain. Kebutuhan ini terkait dengan keinginan untuk mendapatkan kekuatan, meraih prestasi, rasa pecaya diri, dan kemerdekaan diri. Selain itu, orang juga memerlukan pengakuan dari orang lain.
5.    Kebutuhan aktualisasi diri, merupakan kebutuhan tertinggi dalam hierarki Maslow, berupa kebutuhan untuk berkontribusi pada orang lain/lingkungan serta mencapai potensi diri sepenuhnya.

Kebutuhan-kebutuhan tersebut dapat digambarkan sebagai suatu piramida pada gambar dibawah ini,


Piramida Kebutuhan Dasar Manusia Menurut Maslow

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar