Selasa, 15 Maret 2011

Perubahan Tubuh Manusia pada Masa Pubertas


Masa pubertas atau masa akhil balig merupakan awal kedewasaan seseorang secara biologis. Masa pubertas ditunjukkan dengan mulai terjadinya perubahan pada tubuh anak laki-laki dan perempuan. Ketika memasuki masa pubertas, tubuh anak laki-laki mulai berkembang menjadi tubuh laki-laki dewasa. Tubuh anak perempuan juga berkembang menjadi tubuh perempuan dewasa. Perubahan ini tidak terjadi sekaligus, tetapi terjadi selama beberapa tahun.

     
Ciri-ciri yang dialami oleh anak laki-laki dan anak perempuan pada masa pubertas yaitu:
1.      Tubuh semakin besar dan tinggi.
2.      Tumbuh rambut du bagian ketiak. Pertumbuhan rambut di kaki juga dialami oleh beberapa anak laki-laki dan beberapa anak perempuan
3.      Tubuh menghasilkan lebih banyak keringat.
4.      Mulai tumbuh jerawat di bagian wajah. Jerawat juga dapat timbul di kulit bagian dada dan punggung.

Ketika anak seorang laki-laki mengalami pubertas, testisnya mulai memproduksi jutaan sel sperma. Jika kantong tentis ini penuh, biasanya dikeluarkan melalui peristiwa mimpi basah. Anak laki-laki mulai mengalami mimpi basah antara lain usia 10 sampai 15 tahun. Sedangkan, anak perempuan yang mengalami pubertas, bagian ovariumnya mulai mengeluarkan sel telur setiap 28 hari. Siklus ini disebut menstruasi. Ketika mengalami menstruasi, sel telur dikeluarkan disertai darah yang berasal dari peluruhan lapisan dinding rahim. Sel telur, lapisan dinding rahim dan darah tersebut dikeluarkan melalui vagina. Usia anak perempuan mulai mengalami menstruasi bervariasi, yaitu antara 9 sampai 15 tahun.

Perubahan Fisik Anak Laki-laki
Perubahan Fisik Anak Perempuan
1.      Jakun membesar dan suara bertambah berat
2.      Tumbuh rambut di atas bibir dan sekitar organ reproduksi (organ kelamin)
3.      Dada bertambah bidang
4.      Sel sperma mulai diproduksi
  1. Pinggul tumbuh lebih lebar dan payudara membesar
  2. Tumbuh rambut di atas bibir dan sekitar organ reproduksi
  3. Sel telur mulai dikeluarkan setiap 28 hari

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar